Tim Poltabes Padang dan Kelurahan Kampung Jao berhasil meraih masing-masing 1 (satu) unit sepeda motor dalam Lomba Napak Tilas Gugurnya Mantan Walikota Padang Bagindo Aziz Chan yang diselenggarakan Pemko Padang dan KNPI Kota Padang mulai tanggal 18 Juli malam hingga tanggal 19 Juli pagi kemarin.
Menurut Asisten I Setda Kota Padang, Syafril Basyir, S.H., lomba yang dibuka oleh Wakil Walikota Padang, Mahyeldi, SP ini diikuti oleh ratusan tim dari seluruh elemen yang ada di Kota Padang, baik instansi pemerintah, swasta, dan masyarakat. Masing-masing tim terdiri dari 7 orang. Rute yang ditempuh mulai dari Lemdadika Pramuka Padang Besi – Pabrik PT. Semen Padang – RS Jiwa Gadut – Perumahan Rindang Alam – Kampus Unand Limau Manis – Jembatan Gunung Nago – TMP Kuranji – Pasar Belimbing – By Pass Balai Baru – Simpang Tinju – Alai – Sawahan – RST Ganting – dan berakhir di Lapangan Imam Bonjol.
Andre, Lurah Kampung Pondok yang juga salah seorang peserta, mengatakan rute yang dilalui dalam Lomba Napak Tilas kali ini, betul-betul penuh suasana zaman perang kemerdekaan, dan lumayan jauh dari rute tahun sebelumnya. “Sebagian besar peserta menggunakan atribut perang tempo doeloe. Seakan-akan kami seperti sedang bergerilya melawan Penjajah Belanda,” ungkapnya.
Hadiah untuk para pemenang langsung diserahkan pada Upacara Peringatan Wafatnya Bagindo Aziz Chan Yang Ke-62 di Lapangan Imam Bonjol, Minggu (19/7) kemaren, dengan Inspektur Upacara Walikota Padang, Drs. H. Fauzi Bahar, M.Si.
Lebih lengkapnya pemenang lomba tersebut adalah sebagai berikut. Juara I diraih oleh Poltabes Padang. Juara II diraih oleh Kelurahan Kampung Jao, dan Juara III diraih oleh Dinas Perhubungan Kota Padang. Dalam lomba ini juga ditetapkan 3 Juara Favorit, yaitu Kelurahan Kampung Pondok, Batalyon 133, Yudha Sakti, dan Tim Anak-anak.
Walikota Padang dalam upacara tersebut mengatakan, bahwa sebagai warga Kota Padang kita harus bangga tinggal dan hidup di Kota Padang, karena satu-satunya kota yang memiliki Pahlawan Nasional adalah Kota Padang, yaitu Bagindo Aziz Chan. Napak Tilas yang dilaksanakan ini bertujuan untuk mengenang kembali perjuangan dan jasa-jasa Bagindo Aziz Chan mempertahankan harkat dan martabat bangsa dari penjajah Belanda. Selain itu, kegiatan napak tilas ini juga bertujuan agar generasi muda sekarang dapat menjadikan perjuangan Bagindo Aziz Chan sebagai cermin dan teladan untuk kemajuan bangsa dan negara di masa datang, khususnya kota Padang, jelas wako.
Disamping menjelaskan tujuan peringatan Gugurrnya Bagindo Aziz Chan, Wako juga menghimbau masyarakat Kota Padang untuk waspada dan melaporkan jika ada orang yang mencurigakan dapat melakukan aksi-aksi seperti teror bom di Kota Padang kepada RT/RW/Lurah/Camat/Kepolisian. Jangan sampai teror bom di Jakarta terjadi di Padang. Peran masyarakat sangat menentukan kestabilan keamanan dan ketertiban di Kota Padang.
Turut hadir dalam upacara ini keluarga Bagindo Aziz Chan, yaitu Ibu Upy Aziz Chan dan Ibu Inneke Aziz Chan. (Relis Humas/Mursalim)



